Puisiku

SESOBEK KEPASTIAN

Ku duduk di tepi rumah

Seakan angin membelai-belai wajahku

Aku menanti dan terus berharap

Agar malam yang kelam membawa sang bintang

Hadir di hadapanku

Sore itupun menyapu diriku

Di kala sesobek harapan

Menghampiriku dengan sejuta senyuman

Yang tak bisa ku lupakan

Karena saat itu bintangku

Benar-benar nyata dan ada

Dan kini berubah menjadi sang rembulan

Yang menghiasi kisah di malamku yang kelam

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s