About Uswatun Khasanah

02122012(004)

Nama saya Uswatun Khasanah, saya lahir pada 01 Oktober 1992 di Cilacap, Jawa Tengah. Saya adalah anak ketiga dari dua saudara. Kedua saudara saya semuanya laki-laki, saya merupakan anak perempuan satu-satunya di keluarga saya. Saya mulai bersekolah saat usia 6 tahun di TK AISYAH. Saat duduk di bangku taman kanak-kanak, saya tergolong siswa yang paling gemuk di kelas. Pada saat itu saya sering diejek oleh teman-teman sekelas ku, saya tidak terima dengan perlakuan teman-teman ku yang selalu mengejek ku. Setiap teman yang mengejek ku, saya kerjain dia dengan cara saya membuang sepatunya. Setelah tamat dari taman kanak-kanak saya melanjutkan pendidikan di  SD Panisihan 03 yang letaknya tak jauh dari rumah saya. Pada masa SD, saya merupakan anak yang tidak mudah bergaul dengan teman. Lulus dari SD saya melanjutkan sekolah di SMP I Maos. Semasa SMP tidak banyak teman yang mendekati saya, mungkin mereka tidak mau berteman dengan saya karena sifat saya yang sedikit keras. Kemudian setelah lulus dari SMP saya melanjutkan sekolah di SMA 1 Sampang. SMA tersebut yang letaknya di tengah-tengah persawahan warga. Ketika turun hujan jalan menuju SMA ku tergenang air, maka dari itu mau tidak mau saya menerobos genangan air tersebut untuk sampai di sekolah. Ketika jam istirahat tiba kelas menjadi sejuk, semilir angin membuat mata  menjadi mengantuk. Hal itu di sebabkan karena kelas saya berdekatan langsung dengan persawahan.

Lulus dari SMA saya mencoba mendaftar di Perguruan Tinggi yang letaknya di dekat kota saya. Namun saya tidak di terima di Perguruan Tinggi tersebut, berkali-kali saya mencoba di Perguruan Tinggi tersebut hasilnya tetap sama “tidak di terima”. Saya juga mengikuti SMPTN namun gagal. Mencoba untuk yang ke dua kalinya, saya pergi ke Semarang dengan kakak dan saudara untuk mendaftar di Perguruan Tinggi yang ada di Kota tersebut. Dan akhirnya saya pun ditolak. Mencoba tuk yang ke tiga kalinya, saya mendaftar di Perguruan Tinggi yang ada di Kota Yogyakarta. Dan lagi-lagi saya di tolak. Dengan di tolaknya saya masuk ke Perguruan Tinggi membuat saya marah dan kesal. Saya bilang ke orang tua “buat apa mendaftar terus? Ujung-ujung di tolak juga”. Dengan kejadian itu saya memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun. Tahun ajaran 2011 pun tiba, kesempatan saya untuk mencoba lagi. Saya di tawari oleh saudara saya untuk masuk di Universitas PGRI Yogyakarta, tawaran tersebut saya terima. Alhamdulillah setelah saya mendaftar akhirnya saya di terima. Rasanya senang sekali bisa melanjutkan jenjang pendidikan di Perguruan Tinggi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s